Pikiran PDF Print
Translated by Valentina Suhendra   
Article hits: 10031

 

Jangan menipu
Dengan sopan, [lakukan/ katakan yang] sebenarnya

Don’t deceive.
Be politely direct.

Berbohong menyebabkan ketidak-harmonisan
Kebenaran menghasilkan kehormatan

Mencintai uang membawa kesepian
Berbagi membawa kemakmuran.

Jangan bertindak seperti waktu kalian belum bertemu Dharma.
Bertindaklah sesuai Dharma.

Kecemburuan memisahkan
Turut bergembira menghasilkan kepercayaan

Jangan membalikan kata
Perkataan yang jelas menyenangkan semua.

Menutupi membingungkan,
Terbuka dan hapuskan keraguan.

Perkataan adalah berkah
Perkataan salah menyebabkan penghindaran

Perkataan merefleksikan motivasi.
Motivasi menciptakan arah karma

Kekayaan dapat memenjara
Gunakan kekayaan untuk membebaskan

Mengingkari janji menyebabkan keraguan.
Apa yang kalian janjikan, segera kerjakan.

Dharma bukanlah kata-kata manis untuk orang lain.
Dharma adalah untuk segera diterapkan dalam diri

Jangan tamak
Berbagi mengundang rasa murah hati

Jangan omong besar kecuali kalian menyukai kesepian
Memberi menciptakan kebahagiaan.

Mementingkan diri membuatmu curiga
Suka memberi membuatmu terbuka

Menipu adalah jangka pendek.
Keterbukaan menciptakan contoh yang inspiratif.

Menunda menciptakan kekecewaan.
Tepat waktu membangun karakter.

Hidup hanya berakhir dalam mayat
Bertransformasi menciptakan tubuh pelangi.

Melakukan apa yang kau suka menciptakan kebiasaan lebih jauh.
Melakukan apa yang kau benci memutuskan keterikatan.

Perkataan kasar membuatmu tidak populer.
Perkataan menolong membawa berkah.

Diam bukan berarti kalian tidak peduli.
Berbicara setelah berpikir hati-hati membuka pintu.

Pikiran salah menciptakan kemarahan.
Motivasi menentukan arah.

Mengambil keuntungan dari orang lain mengundang petaka.
Melayani orang lain menyebabkan umur panjang.

Melupakan kepedulian membuatmu dingin.
Membayar kebaikan membuatmu manusiawi.

Setan senang atas penipuanmu.
Buddha senang dengan kejujuranmu.

Memelihara kemarahan menyebabkan kegilaan.
Melepaskan menciptakan kekuatan.

Menyerah adalah tanda dari egoisme.
Kesabaran menuai hasil yang melimpah.

Membenarkan diri dibangun atas ketakutan.
Mendengarkan mengusir kegelapan.

Merendahkan si miskin membuatmu menjadi pengecut.
Membantu mereka adalah terhormat.

Pikiran tidak stabil menciptakan ketidak-harmonisan.
Keputusan tetap mengundang kepercayaan.

Kesepian adalah hasil.
Persahabatan adalah penghargaan

Apakah kalian kesepian?
Maka jujurlah pada sahabat

Tidak stabil menyebabkan kegagalan.
Konsistensi berbuah

Melarikan diri membuatmu kalah.
Persetujuan didapat dari menetap.

Menyembunyikan kesalahan menciptakan klaustrofobia.
Menerima adalah luas.

Menghakimi berdasarkan ego membuatmu dibenci.
Berbagi nasihat memberikan arah yang dihargai.

Berada di atas menciptakan rasa tidak aman.
Membiarkan orang lain terkenal membuatmu stabil.

Mencuri adalah cara terbaik untuk dibenci.
Memberi membuka gerbang kehormatan.

Senyum manis, maksud jahat membuatmu menjadi hantu.
Hati baik mengundang pertolongan pelindung Dharma.

Berbicara adalah sulit bila kalian tidak peduli.
Peduli menyebabkan penuh perasaan.

Melanggar sumpah menjauhkan Yidam
Memperbaiki sumpah mengubah kebiasaan

Hukum karma bukanlah untuk orang lain
Tetapi bersifat universal

Jangan membaca hal-hal di atas secara mekanik
Menerapkannya akan membangunkan dirimu yang sebenarnya

Menyenangkan guru kalian dengan menipu membuat kalian menjadi keras
Berusaha dengan kerja keras membuatmu mendapatkan cinta kasih.

Tsem Tulku di Khatmandu, lelah dan sedih melihat orang lain menciptakan sebab untuk mengalahkan diri sendiri

Lying makes disharmony.
Truth earns great respect.

Loving money brings loneliness.
Sharing brings prosperity.

Don’t act in a way like before you met Dharma.
Act from Dharma.

Jealousy splits.
Rejoicing creates trust.

Don’t twist words.
Be open and clear doubts.

Speech is a gift.
Wrong speech can create avoidance.

Speech reflects motive.
Motive creates karmic direction.

Wealth can imprison.
Use wealth to uplift.

Breaking promises results in doubt.
What you promise, do quickly.

Dharma isn’t pleasant words for others.
Dharma is immediate self-application.

Don’t covet.
Sharing invites generosity.

Don’t hoard unless you enjoy loneliness.
Giving creates happiness.

Selfishness makes you suspicious.
Generosity makes you open.

Deceiving is short term.
Openness creates inspiring examples.

Procrastination makes for disappointment.
Being timely builds character.

Living just ends in a corpse.
Transforming creates a rainbow body.

Doing what you like further habituates.
Doing what you disdain breaks attachment.

Harsh speech makes you unpopular.
Helpful speech collects merit.

Being quiet unnecessarily means you don’t care.
Speaking up from careful thought opens doors.

Wrong thoughts create anger.
Motive determines direction.

Taking advantage of others invites violence.
Serving others creates long life.

Forgetting care makes you cold.
Repaying kindness makes you human.

Demons delight in your deception.
Buddhas are pleased by your honesty.

Holding anger leads to insanity.
Releasing creates strength.

Giving up is a sign of selfishness.
Patience reaps huge rewards.

Self-righteousness is built upon fear.
Listening chases away darkness.

Putting down the poor makes you a coward.
Helping them is honoured.

Unstable mind creates disharmony.
Firm decisions invite trust.

Loneliness is result.
Friendships are rewards.

Are you lonely?
Then be honest with friends.

Instability leads to failure.
Consistency bears fruit.

Running makes you lose.
Approval arises from staying.

Hiding mistakes creates claustrophobia.
Admittance is vast space.

Judging from ego makes you despised.
Sharing advice gives appreciated direction.

Being at the top creates insecurities.
Allowing others fame makes you stable.

Stealing is the best way to be despised.
Giving opens the floodgates of respect.

Nice smile, evil intent makes you a ghost.
Good heart invites Dharma protectors’ help.

Speaking is difficult when you don’t care.
Caring makes for eloquence.

Broken vows chase yidams away.
Restored vows changes habituations.

Karmic law isn’t for others.
It is universal.

Don’t read the above mechanically.
Applying it awakens your true self.

Pleasing the mentor by deception makes you hard.
Make effort by hard work and you gain love.

Tsem Tulku in Kathmandu, forlorn and sad from observing others engage in causes for self-defeat

 

Peraturan dan Persetujuan Terjemahan

Terjemahan ini adalah hasil pekerjaan dari penerjemah pihak ketiga di luar organisasi Kechara. Apabila terjadi salah paham terhadap pengertian dari materi versi bahasa Indonesia, versi bahasa Inggris akan dianggap sebagai versi yang lebih akurat. Walaupun setiap upaya telah dilakukan untuk memeriksa akurasi dari hasil terjemahan ini, kemungkinan terjadi kesalahan tetap ada. Semua pihak yang menggunakan informasi yang didapat dari artikel ini, melakukan hal tersebut dengan resiko pribadi.

© Hak cipta dari artikel ini dipegang oleh Tsem Tulku Rinpoche. Artikel ini bisa di - download, dicetak, dan gandakan hanya untuk kepentingan pribadi atau kegiatan belajar - mengajar. Kegiatan men-download, menggandakan, tidak boleh dilakukan untuk kepentingan komersial atau untuk mewakili kepentingan perusahaan komersial tanpa ijin eksplisit dari Tsem Tulku Rinpoche. Untuk kepentingan seperti ini, harap menghubungi Liason Susan Lim dari Kechara Media and Publication ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ).

Translation Disclaimer

This translation is the work of a third party translator external to the Kechara Organisation. Should confusion arise in the interpretation of the Indonesian versions of the materials of this page, the English version will be considered as accurate. While every effort is made to ensure the accuracy of the translation, portions may be incorrect. Any person or entity who relies on information obtained from the article does so at his or her own risk.

© The copyright to this article is held by Tsem Tulku Rinpoche. It may be downloaded, printed and reproduced only for personal or classroom use. Absolutely no downloading or copying may be done for, or on behalf of, any for-profit commercial firm or other commercial purpose without the explicit permission of Tsem Tulku Rinpoche. For this purpose, contact Susan Lim, Kechara Media and Publication Liaison, at This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .

 

Add comment

Visitors

We have 35 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013