MENGENAI KAMI

Misi Kami

Kechara Soup Kitchen (KSK) adalah komunitas aksi non-religius yang mendistribusikan makanan, kebutuhan medis dasar, dan konseling kepada kaum miskin.

Terinspirasi oleh His Eminence Tsem Tulku Rinpoche, Pembimbing Spiritual dari organisasi Kechara, KSK adalah komunitas non-religius, yang mempertimbangkan dan menghormati kepercayaan orang lain. Kami tidak mendiskriminasikan dalam hal ras, jenis kelamin atau kebudayaan, moto kami adalah "Rasa Lapar tidak Mengenal Halangan." Karena itulah makanan kami vegetarian dan selalu halal.

Misi Kechara Soup Kitchen dalam jangka pendek adalah menyediakan kebutuhan hidup dan kebutuhan medis dasar kepada kaum miskin.

Untuk jangka waktu menengah, kami bertujuan untuk menyediakan gedung soup kitchen sebagai tempat yang aman, "off-street," untuk mendistribusikan makanan hangat dan fasilitas kebutuhan medis kepada fakir miskin, sementara tetap mendistrisibusikan makanan bagi mereka yang tidak dapat datang ke center.

Dalam jangka panjang, misi Kechara Soup Kitchen's adalah untuk mengurangi jumlah fakir miskin yang hidup di jalan dengan menyediakan gedung nurture center sebagai tempat untuk melatih dan membantu membuat kaum miskin agar dapat dipekerjakan dan masuk kembali ke dalam masyarakat.

ABOUT US

Our Mission

Kechara Soup Kitchen (KSK) is a non-religious community action group that distributes food, basic medical aid and counselling to the homeless and urban poor.

Inspired by His Eminence Tsem Tulku Rinpoche, the Spiritual Guide of the Kechara organisation, KSK is strictly non-religious, being mindful and respectful of others' beliefs. We do not discriminate in terms of race, gender or culture, our motto being "Hunger Knows No Barriers". For this reason, our food is vegetarian and always halal.

Kechara Soup Kitchen's mission in the short term, to provide sustenance and basic medical care for the homeless and urban poor.

In the medium term, we aim to provide a permanent soup kitchen building as a place of safety, "off street", for the distribution of hot food and medical treatment facilities for the homeless, whilst continuing to provide street food delivery to those who are unable to come to the centre.

In the long term, Kechara Soup Kitchen's mission is to reduce the flow of homeless living on the streets by providing a nurture centre building as a place of training and assistance to help make the homeless employable and for them to re-enter society.

Kechara Soup Kitchen - Hunger Knows No Barrier

Sejarah Kami

Kechara Soup Kitchen (KSK) diinspirasikan oleh His Eminence Tsem Tulku Rinpoche, pembimbing spiritual dari organisasi Kechara. Sewaktu masih kecil, Tsem Rinpoche, sering kelaparan dan setelah bertahun-tahun mengalami siksaan fisik dan emosional, Beliau melarikan diri dari rumah pada usia 15 tahun. Beliau melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat, dari New Jersey ke Los Angeles.

Kedinginan, sendirian, dan tidak punya uang.

Sejak pengalamanini, Rinpoche selalu mendonasikan makanankepada kaum miskin dan menghimbau orang lain untuk melakukan hal yang sama. Di tahun 2006, sekelompok murid Rinpoche mulai mendistribusikan makanan di pusat Kuala Lumpur. Dengan mempertimbangkan dan menghormati kepercayaan orang lain, KSK adalah komunitas non-religius dan tidak mendiskriminasi dalam hal ras, atau kebudayaan. Dengan alasan ini, makanan kami selalu halal.

Dengan bertumbuhnya kelompok ini dengan moto "Hunger Knows No Barriers" kami mulai menyadari bahwa kami harus lebih terstruktur agar dapat lebih efisien. Oleh karena itu, sebuah komite inti dibentuk, intuk mengorganisasi alokasi sukarelawan dalam jalur KSK, pertumbuhan donasi, dan pembungkusan makanan, diantara tugas-tugas lain.

Our History

Kechara Soup Kitchen (KSK) is inspired by His Eminence Tsem Tulku Rinpoche, the Spiritual Guide of the Kechara organisation. As a young child, Tsem Rinpoche was often hungry and after years of physical and emotional abuse, he ran away from home when he was 15 years old. He made a harrowing journey across the United States, from New Jersey to Los Angeles.

Cold, alone and with no money.

Since this experience, Rinpoche has always donated food to the poor and encouraged others to do the same. In 2006, a group of Rinpoche's students began to distribute food in the centre of Kuala Lumpur. Being mindful and respectful of others' beliefs, KSK is strictly non-religious and does not discriminate in terms of race or culture. For this reason, our food is always halal.

As this group grew under the motto of "Hunger Knows No Barriers", we began to realise that we had to be more structured in order to be more efficient. Therefore, a working core committee of volunteers was formed, to organise the allocation of volunteers for KSK's routes, the raising of sponsorship and packing of food, amongst other duties.

Soup Kitchen



 

Peraturan dan Persetujuan Terjemahan

Terjemahan ini adalah hasil pekerjaan dari penerjemah pihak ketiga di luar organisasi Kechara. Apabila terjadi salah paham terhadap pengertian dari materi versi bahasa Indonesia, versi bahasa Inggris akan dianggap sebagai versi yang lebih akurat. Walaupun setiap upaya telah dilakukan untuk memeriksa akurasi dari hasil terjemahan ini, kemungkinan terjadi kesalahan tetap ada. Semua pihak yang menggunakan informasi yang didapat dari artikel ini, melakukan hal tersebut dengan resiko pribadi.

© Hak cipta dari artikel ini dipegang oleh Tsem Tulku Rinpoche. Artikel ini bisa di - download, dicetak, dan gandakan hanya untuk kepentingan pribadi atau kegiatan belajar - mengajar. Kegiatan men-download, menggandakan, tidak boleh dilakukan untuk kepentingan komersial atau untuk mewakili kepentingan perusahaan komersial tanpa ijin eksplisit dari Tsem Tulku Rinpoche. Untuk kepentingan seperti ini, harap menghubungi Liason Susan Lim dari Kechara Media and Publication ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ).

Translation Disclaimer

This translation is the work of a third party translator external to the Kechara Organisation. Should confusion arise in the interpretation of the Indonesian versions of the materials of this page, the English version will be considered as accurate. While every effort is made to ensure the accuracy of the translation, portions may be incorrect. Any person or entity who relies on information obtained from the article does so at his or her own risk.

© The copyright to this article is held by Tsem Tulku Rinpoche. It may be downloaded, printed and reproduced only for personal or classroom use. Absolutely no downloading or copying may be done for, or on behalf of, any for-profit commercial firm or other commercial purpose without the explicit permission of Tsem Tulku Rinpoche. For this purpose, contact Susan Lim, Kechara Media and Publication Liaison, at This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .




[ Current Updates ] - Tantangan Kechara Indonesia 2015 – Gunung Agung, Bali @ 24 July 2015, 02.30
Tantangan Kechara Indonesia 2015 – Gunung Agung, Bali
Sukarelawan Kechara Indonesia berencana untuk mendaki Gunung Agung di Bali pada tanggal 15-17 Agustus 2015 guna menunjukan komitmen mereka terhadap kegiatan amal kami dan mengumpulkan dana untuk biaya
Read More 3712 Hits
[ Current Updates ] - Sesuatu yang baik untuk berbagi! @ 05 April 2015, 09.25
Sesuatu yang baik untuk berbagi!
Klik disini untuk membaca artikel Click here to read
Read More 2961 Hits
[ Current Updates ] - Visi Untuk Masa Depan Jakarta @ 03 April 2015, 06.02
Visi Untuk Masa Depan Jakarta
Klik disini untuk membaca artikel Click here to read
Read More 3441 Hits
[ Current Updates ] - Aktivitas Kechara Indonesia Bulan Agustus-Nopember 2014 @ 13 December 2014, 12.05
Aktivitas Kechara Indonesia Bulan Agustus-Nopember 2014
Pada bulan Agustus – Nopember 2014, Kechara Indonesia disibukan dengan berbagai kegiatan menarik. Selain kegiatan rutin pembagian nasi mingguan, kami melakukan berbagai kegiatan lain seperti pembagian makanan untuk
Read More 4447 Hits

Visitors

We have 6 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013