Apakah Kepuasan Diri itu Buruk? PDF Print
Translated by Betsy Ciaputra dan Valentina Suhendra   

 

Tsem Rinpoche

Kepuasan diri bukanlah hal yang buruk; hal ini tergantung pada jumlah yang kita kejar dan hasilnya. Beberapa dari kepuasan diri akan menghasilkan manfaat baik. Sebagai contoh, seorang yang secara ekstrim sangat berminat di bidang kesenian; dia cinta melukis dan menghabiskan sepuluh tahun di ruangannya, makan sepotong roti sehari dan terus melukis, dengan mengorbankan kesehatan dan teman-temannya. Dia tidak memiliki apapun. Kemudian tiba-tiba, dia mungkin terlibat dalam organisasi yang meminta dia untuk melukis untuk mereka. Lukisannya mungkin akan menjadi begitu sukses dan mengumpulkan banyak dana untuk kebaikan misalnya untuk riset kanker. Hal tersebut sangatlah indah.

Self-gratification is not bad; it depends on the amount we pursue and the results of pursuing it. Some of our self-gratification can result in benefit. For example, someone might be extremely interested in art; he loves to paint and has spent the last ten years locked up in his room, eating one piece of bread a day and painting, at the expense of his health and friends. He doesn't have anything else. Then, suddenly, he might connect with an organisation that asks him to paint for them. His paintings might become a huge success and raise a lot of money for a good cause such as research for curing cancer. That is wonderful.

Read more...
 
Penderitaan Yang Membahagiakan PDF Print
Translated by Betsy Ciaputra   

 

Tsem Rinpoche

Sebuah doa untuk para pengelana di dunia ini
Diberikan oleh His Eminence Tsem Tulku Rinpoche

a prayer for travellers in this world
given by His Eminence Tsem Tulku Rinpoche

Read more...
 
Jangan Pernah Katakan Kau Tidak Bisa PDF Print
Translated by Hendrik T   

 

Tsem Rinpoche

Kita harus berpikir dengan sangat kuat, “Aku dapat menjaga komitmenku. Aku dapat menjaga janjiku. Aku akan berubah.” Jangan pernah mengatakan “Aku tidak bisa berubah” atau merasa terlambat dan sulit untuk berubah. Jangan pernah berkata seperti itu. Karena, ketika engkau mengatakannya, engkau juga memikirkannya. Ketika engkau memikirkannya, engkau membuka karma bahwa engkau tidak dapat berubah.

We should think very strongly, "I can keep my commitments. I can keep my promise. I will change." Never say "I can't change" or that it is too late or too hard to change. Never say it. Because, when you say it, you are thinking it. When you are thinking it, you open up a karma that you cannot change.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

Page 7 of 8

Visitors

We have 41 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013